Shoppe Mall
Shoppe Mall
Shoppe Mall Shoppe Mall Shoppe Mall

OTK Lempar Batu di Poros Gowa-Takalar, Satu Mobil Pecah Kaca

banner 120x600
banner 468x60

TAKALAR– Aksi pelemparan batu oleh orang tak dikenal (OTK) kembali terjadi di jalur poros wilayah Kabupaten Gowa, Selasa (31/3/2026) dini hari. Satu unit mobil pick up milik Abdul Rahim Ismar (30) menjadi korban aksi kriminal tersebut di Jalan poros Limbung–Tanetea, Desa Bontosunggu, Kecamatan Bajeng. Selain itu, kejadian ini semakin meresahkan karena korban tengah membawa istri dan dua anaknya yang masih balita saat peristiwa berlangsung. Oleh karena itu, kejadian ini langsung menarik perhatian publik dan aparat keamanan setempat.

Abdul Rahim mengisahkan kejadian berlangsung tiba-tiba saat kendaraannya memasuki kawasan yang minim penerangan. Ia sedang dalam perjalanan pulang dari Kabupaten Bulukumba menuju Gowa bersama keluarganya. Sementara itu, dua pelaku berboncengan menggunakan sepeda motor matik hitam langsung melempar batu begitu berpapasan. Dengan demikian, lemparan batu itu menghantam kaca depan mobil hingga pecah dan berhamburan masuk ke dalam kabin.

banner 325x300

Kronologi Pelemparan Batu di Jalan Gelap

Abdul Rahim menceritakan bahwa dirinya awalnya mengikuti kendaraan lain yang berjalan di depannya. Tiba-tiba sepeda motor dari arah berlawanan berpapasan dan pelaku langsung mengangkat tangan. Selanjutnya, sebelum korban sempat bereaksi, batu merah sudah melayang menghantam kaca depan mobilnya. Bahkan, serpihan kaca dan pecahan batu merah langsung berhamburan ke dalam kabin hingga mengenai wajah salah satu anaknya.

Korban langsung menepi untuk menyelamatkan keluarganya di tengah kondisi jalan yang sepi. Selain itu, ia segera membersihkan pecahan kaca dari dalam kabin termasuk dari wajah anaknya yang masih kecil. Sementara itu, agar tetap bisa melanjutkan perjalanan, korban terpaksa melepas kaca depan yang sudah hancur. Dengan demikian, kerugian materiil yang dialami korban diperkirakan mencapai Rp2 hingga Rp3 juta.

Baca Juga:Upaya Pemkab Takalar Lindungi UMKM hingga Segel Toko Modern gegara KebanyakanAksi Pelemparan Batu OTK di Poros Gowa–Takalar Resahkan Warga, Satu Mobil  Pick Up Pecah Kaca - Rakyat Sulsel

Korban Pilih Pulang Demi Tenangkan Anak

Beruntung, tidak ada korban luka dalam peristiwa yang mencekam tersebut. Namun, Abdul Rahim mengaku sangat terguncang karena kedua anaknya turut berada di dalam mobil saat kejadian. Selain itu, salah satu anaknya masih berusia di bawah satu tahun sementara kakaknya baru berusia tiga tahun. Oleh karena itu, korban memilih pulang lebih dulu untuk menenangkan anak-anaknya sebelum memutuskan langkah selanjutnya.

Korban mengaku belum sempat melaporkan kejadian tersebut ke pihak kepolisian pada malam kejadian. Bahkan, kondisi psikologis anak-anaknya yang ketakutan menjadi prioritas utama yang ia pikirkan saat itu. Sementara itu, aksi pelemparan batu di jalur poros kawasan Sulawesi Selatan memang bukan kali pertama terjadi dan kerap meresahkan pengguna jalan. Dengan demikian, kejadian ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat untuk selalu waspada saat melintas di jalan yang minim penerangan.

Aparat Diminta Tingkatkan Patroli Jalur Rawan

Aksi pelemparan batu di jalur poros Gowa menambah daftar panjang teror serupa yang meresahkan pengguna jalan di Sulawesi Selatan. Aparat kepolisian perlu segera memperkuat patroli di titik-titik rawan khususnya pada jam-jam dini hari. Selain itu, pemasangan kamera pengawas di jalur gelap dan sepi menjadi langkah preventif yang sangat mendesak. Oleh karena itu, sinergi antara kepolisian dan pemerintah daerah harus diperkuat guna menekan aksi kriminal di jalan raya.

Masyarakat juga diimbau untuk selalu berhati-hati saat melintas di kawasan yang minim penerangan terutama pada dini hari. Bahkan, jika menemukan gerak-gerik mencurigakan di jalan, pengguna kendaraan dianjurkan segera menghubungi aparat terdekat. Sementara itu, korban dan keluarganya berharap pelaku segera teridentifikasi dan ditangkap agar tidak ada korban lain yang mengalami hal serupa. Dengan demikian, rasa aman berkendara di jalur poros Gowa dan sekitarnya dapat segera pulih kembali bagi seluruh masyarakat.

banner 325x300

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *